Monday, 6 September 2010

Andai Ini Ramadhan Yang Terakhir

Andai kau tahu ini Ramadhan terakhir
tentu siangnya engkau sibuk berzikir
tentu engkau tak akan jemu melagukan syair rindu
mendayu..merayu..kepada-Nya Tuhan yang satu

Andai kau tahu ini Ramadhan terakhir
tentu solatmu kau kerjakan di awal waktu
solat yang dikerjakan sungguh khusyuk lagi tawadhu'
tubuh dan qalbu bersatu memperhamba diri
menghadap Rabbul Jalil menangisi kecurangan janji
"innasolati wanusuki wamahyaya wamamati lillahirabbil 'alamin"
[sesungguhnya solatku, ibadahku, hidupku, dan matiku..
kuserahkan hanya kepada Allah Tuhan sekalian alam]

Andai kau tahu ini Ramadhan terakhir
tidak akan kau sia siakan walau sesaat yang berlalu
setiap masa tak akan dibiarkan begitu saja
di setiap kesempatan juga masa yang terluang
alunan Al-Quran bakal kau dendang...bakal kau syairkan

andai kau tahu ini Ramadhan terakhir
tentu malammu engkau sibukkan dengan
bertarawih..berqiamullail..bertahajjud..
mengadu..merintih..meminta belas kasih
"sesungguhnya aku tidak layak untuk ke syurga-Mu
tapi..aku juga tidak sanggup untuk ke neraka-Mu"

Andai kau tahu ini Ramadhan terakhir
tentu dirimu tak akan melupakan mereka yang tersayang
ayuh! mari kita meriahkan Ramadhan
kita buru...kita cari...suatu malam idaman
yang lebih baik dari seribu bulan

Andai kau tahu ini Ramadhan terakhir
tentu engkau bakal menyediakan batin dan zahir
mempersiap diri..rohani dan jasmani
menanti-nanti jemputan Izrail
di kiri dan kanan..lorong-lorong redha Ar-Rahman

Duhai Ilahi..
andai ini Ramadhan terakhir buat kami
jadikanlah ia Ramadhan paling bererti..paling berseri
menerangi kegelapan hati kami
menyeru ke jalan menuju redha serta kasih sayang-Mu Ya Ilahi
semoga bakal mewarnai kehidupan kami di sana nanti

Namun teman..
tak akan ada manusia yang bakal mengetahui
apakah Ramadhan ini merupakan yang terakhir kali bagi dirinya
yang mampu bagi seorang hamba itu hanyalah
berusaha..bersedia..meminta belas-Nya

Wahai Tuhan ku tak layak ke syurga-Mu
Namun tak pula aku sanggup ke Neraka-Mu
Kamilah hamba yang mengharap belas dari-Mu


"Ya Allah jadikanlah kami hamba2 Mu yang bertaqwa.. ampunkan dosa-dosa kami serta kedua ibubapa kami.. dosa semua umat2 Islam yang masih hidup mahupun yang telah meninggal dunia.. Ameen"

Saturday, 4 September 2010

Penantian demi Redha Ilahi ~ Secebis Sorotan Cinta daripada Lembaran Sirah ^^,

Menjemput Bidadari by Epicentrum / Dani Setiawan

bila yakin telah tiba
teguh di dalam jiwa
kesabaran menjadi bunga

sementara waktu berlalu
penantian tak berarti sia-sia
saat perjalanan adalah pencarian diri

laksana zulaikha jalani hari
sabar menanti yusuf sang tambatan hati
di penantian mencari diri
memohonkan ampunan dipertemukan

chorus:
segerakan ku jemput engkau bidadari
bila tiba waktu ketemukan aku
ya Ilahi Rabbi
kerasku mencari diri sepenuh hati
teguhkanlah ku di langkah ini
di pencarian hakikat diri
dan izinkan ku jemput bidadari
untuk bersama menuju-Mu mengisi hari

kini yakin telah tiba
teguh di dalam jiwa
kesabaran adalah permata

dan waktu terus berlalu
penantian tak berarti sia-sia
saat perjalanan adalah pencarian diri

laksana adam dan hawa
turun ke bumi terpisah jarak dan waktu
di penantian mencari diri
memohonkan ampunan
dipertemukan

bidadari telah menyentuh hati
teguhkan nurani
bidadari telah menyapa jiwa
memberikan makna

segerakan ku jemput engkau bidadari
bila tiba waktu ketemukan aku
ya Ilahi Rabbi
keras ku mencari diri sepenuh hati
teguhkan aku di langkah ini
di pencarian hakikat diri
dan izinkan ku jemput bidadari
untuk bersama menuju-Mu mengisi hari
mengisi hari..


video


~ ingatlah pd Pemilik Jiwa setiap masa, kerna Dia jg perancang takdir kita ~

~ LABELS ~

Life (23) Motivation (21) Love (19) Dakwah (15) Muhasabah (14) Tazkirah (14) Wishes (13) Facts (11) Poems (10) Epilog (7) Beauty (5) Songs (5) Sahabat (4) Stories (4) Videos (4) Ukhuwwah (2) Sadness (1)

Saifulislam.Com

Langit Ilahi

++ LITTLE BIT SADNESS, BEBAS MENGATUR LANGKAH ++

Lilypie Angel and Memorial tickers

Disiplin! Qudwah hasanah! Matang! Berubah!

Lilypie Angel and Memorial tickers

Followers